peta-provinsi-jawa-barat.jpgProvinsi Jawa Barat didirikan pada taun 1925, pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Pemerintah Belanda menyebutnya Provincie West Java, tetapi dapat juga disebut Provinsi Pasundan oleh pribumi. Wilayahnya meliputi Propinsi Jawa Barat, Propinsi Banten, jeung Daérah Khusus Ibukota Jakarta Raya (DKI Jaya) sekarang.

Sebelum muncul istilah provinsi, pada abad ke-19 telah ada wilayah kabupaten dan wilayah karesidenan. Provinsi memiliki level di atas kabupaten dan karesidenan, dan di bawah pemerintah pusat. Sedangan bentuk daerah administratif pemerintah provinsi merupakan gagasan dari Kerajaan Belanda, yang diucapkan oleh Ratu Belanda pada tanggal 1 Januari 1990. Kerajaan Belanda menggunakan sistis pemerintahan desentralisasi sehingga pemerintah daerah berhak untuk mengelola wilayahnya sendiri.

Provinsi yang pertama kali dibentuk adalah Provincie West Java yang dikenal juga dengan sebutan Provinsi Pasundan, berdarkan peraturan pemerintah yang tertera dalam Staatsblad (Lembaran Nagara) tahun 1925 nomer 378 tanggal 14 Agustus 1925. Setelah itu dibentuk Provincie Oost Java (Provinsi Jawa Timur) dan Provincie Midden Java (Propinsi Jawa Tengah) pada tahun 1928 dan tahun 1929.

Provincie West Java yang pertama adalah W.P. Hillen (1926-1929), kemudian J.B. Hartelust (1929-1931), C.A. Schmitzler (1931-1934), dan L.G.C.H. van der Hoek (1934-1942). Namun pada masa pendudukan Jepang, daerah administrasi provinsi dihilangkan dan lebih difokuskan pada karesidenan.

Setelah masa kemerdekaan sampai sekarang daerah administrasi provinsi dibangkitkan kembali. Provinsi Pasundan pun secara resmi diubah menjadi Provinsi Jawa Barat pada tanggal 19 Agustus 1945.

Sampai saat ini, sudah 18 orang yang menjabat sebagai gubernur Provinsi Pasundan/Jawa Barat. Danny Setiawan adalah gubernur yang ke-18. Kita masih menunggu sampai April 2008 siapa yang akan menjadi gubernur Provinsi Jawa Barat yang ke-19. Setidaknya, sudah ada 3 calon yang maju pada pilkada mendatang, yaitu Danny Setiawan, Agum Gumelar, dan Ahmad Heryawan.***

(Dadan Sutisna, disarikan dari tulisan Edi S. Ekadjati, “Propinsi Pasundan” yang dimuat pada majalah Cupumanik edisi 19/Februari 2005).

DAFTAR GUPERNUR PASUNDAN/JAWA BARAT

Masa Kolonial:

1. W.P. Hillen (1926-1929)
2. J.B. Hartelust (1929-1931)
3. C.A. Schmitzler (1931-1934)
4. L.G.C.H. van der Hoek (1934-1942)

Masa Kemerdekaan:

5. Sutarjo Kartohadikusumo (19 Agustus-Desember 1945)
6. Mr. Datuk Jamin (Desember 1945-Juni 1946)
7. Dr. Murjani (Juni 1946-31 Maret 1947)
8. M. Sewaka (1 April 1947-Desember 1948)
9. Ir. Ukar Bratakusumah (Desember 1948-1950)
10. M. Sewaka (1950-1952)
11. Sanusi Harjadinata (1952-1956)
12. R. Ipik Gandamana (1956-1960)
13. Mashudi (1960-1970)
14. Solihin Gautama Purwanegara (1970-1975)
15. H. Aang Kunaefi (1975-1985)
16. H.R. Yogie S. Memet (1985-1993)
17. H. Nuriana (1993-2003)
18. Drs. H. Danny Setiawan (2003 - 2008)


Tags: , ,