Ditulis oleh Dadan Sutisna
Bagi para pengelola website, atau mereka yang ingin menjadi webmaster, memiliki pengetahuan tentang hosting dan domain mutlak diperlukan. Para pemula mungkin sering bertanya-tanya, bagaimana caranya agar program dan data yang telah kita buat pada lokal server dapat dibuka dan diakses di internet. Tulisan ini akan membahas sekilas tentang domain dan hosting.
Nama Domain
Fungsi nama domain sebenarnya hampir mirip dengan penamaan nomor kontak pada telepon selular. Untuk menghubungi seseorang dari telepon seluler, kita tak selamanya mesti mengetikkan nomor telepon yang panjangnya bisa mencapai 12 angka. Kita bisa menghubunginya hanya dengan memilih nama yang sudah terekam dalam buku telepon. Misalnya:
Pada telepon seluler 081329608xxx = Abdul
Pada Internet 64.233.167.104 = google.com
Penamaan domain telah diatur oleh suatu badan yaitu Internet Network Information Center (Internic). Badan inilah yang bertanggungjawab dalam pengalokasian IP dan nama domain melalui Domain Name System (DNS).Mari kita perhatikan alamat pada halaman web berikut:
http://www.google.com
http://images.google.com
- http://www.google.com merupakan alamat untuk mengakses halaman web dari Google. Alamat tersebut dikenal sebagai Universal Resource Locator (URL). Variasinya bisa bermacam-macam, tergantung halaman mana yang sedang kita buka.
- HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) adalah metoda atau protokol untuk mengambil file dari Internet ke komputer melalui browser. Selain HTTP, proses pengambilan file dari Internet bisa juga menggunakan FTP (File Transfer Protocol).
- www (world wide web) menunjukkan bahwa kita sedang membuka salah satu layanan Internet yang terdiri dari halaman-halaman yang saling berhubungan (hyperlink).
- Google disebut sebagai nama domain.
- images dalam http://images.google.com disebut subdomain.
- .com disebut Top Level Domain (TLD). Selain .com masih banyak TLD lainnya seperti .net, .org, .info, .biz, dan sebagainya.
Hosting
Hosting merupakan tempat seseorang menyimpan data, dokumen ataupun email di sebuah server yang online internetnya selama 24 jam x 7 hari, sehingga orang bisa mengaksesnya dari seluruh dunia setiap saat. Nah, nama domain yang telah kita daftarkan itu nantinya akan diarahkan ke server hosting.
Membuat server sendiri memerlukan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi kita mesti menjaganya selama setiap saat. Solusinya, kita bisa menggunakan layanan web hosting yang harganya lebih terjangkau. Web hosting adalah ruang harddisk yang disewakan oleh perusahaan hosting yang memberikan fasilitas HTTP, FTP, Email, dll. Logikanya, dari pada nggak tidak punya tempat tinggal sama sekali, mendingan ngontrak dulu, begitu kira-kira.
Terdapat beberapa macam layanan hosting, antara lain:
- Shared hosting, yaitu sebuah server yang digunakan untuk beberapa nama domain. Harganya tentu saja lebih murah.
- Dedicated hosting, yaitu sebuah server yang disewa oleh satu accont, satu website, atau satu user. Hosting seperti ini memiliki performa yang tinggi, tetapi mesti dibayar dengan harga yang
lumayanmahal.
Lebih jelasnya, perbedaan antara shared hosting dengan dedicated hosting mungkin begini. Sebuah rumah akan disewakan. Di rumah itu terdapat banyak kamar. Kita bisa menyewa salah satu kamar (shared hosting), atau menyewa semuanya (dedicated hosting).***
Baca artikel selanjutnya: Cara Daftar Hosting dan Domain
Tags: Domain, Hosting, Webmaster