Penyakit darah tinggi
Doctor measuring blood pressure - studio shot on white background

Penyakit Darah Tinggi / Hipertensi: Gejala, Penyebab, Pencegahan

Posted on

Penyakit darah tinggi merupakan penyakit di mana tekanan darah seseorang lebih tinggi dari pada angka normal. Penyakit ini biasanya tidak menimbulkan gejala sama sekali. Bahkan, saat seorang sudah menderita tekanan darah yang tinggi, terkadang tidak ada gejala yang ditunjukkannya. Terbilang susah untuk mengenali penyakit ini, sebab biasanya hanya ditandai dengan rasa pusing dan sakit kepala. Namun demikian, beberapa penderita hipertensi juga menunjukkan gejala lain seperti mimisan pada gejala awal. Tiga gejala ini biasanya tidak akan muncul lagi saat hipertensi sudah memasuki tahap yang parah. Maka dari itu, informasi tentang penyebab dari penyakit ini menjadi sangat penting. Agar seseorang dapat terhindar darinya.

Penyakit darah tinggi
Doctor measuring blood pressure – studio shot on white background

Penyakit darah tinggi: penyebab dan pencegahan

Penyebab Hipertensi biasanya terbagi dalam 2 jenis yang berbeda, yakni hipertensi primer dan sekunder. Hipertensi primer cenderung berkembang secara bertahap selama bertahun-tahun. Sedangkan hipertensi sekunder cenderung muncul secara tiba-tiba. Penyakit hipertensi sekunder dapat muncul akibat masalah ginjal, tumor pada kelenjar adrenal, masalah pada kelenjar tiroid, pemakaian obat-obatan tertentu seperti pil KB, obat flu, dan dekongestan, obat-obatan terlarang, cacat lahir pada pembuluh darah, apnea tidur obstruktif, dan yang lainnya. Sedangkan faktor yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ini adalah;

Faktor risiko yang dapat diubah

  • Pola makan buruk

Perlu Anda ketahui bahwa konsumsi makanan tinggi kalori dengan kandungan nutrisi yang rendah dapat menjadi salah satu faktor risiko hipertensi.

Baca juga: 6 Manfaat Semut Jepang Yang Luar Biasa Bagi Kesehatan

  • Kurangnya aktivitas fisik

Banyak sekali orang yang mengabaikan olahraga, padahal aktivitas fisik ini sangat baik untuk kesehatan. Ya, kurangnya aktivitas fisik akan meningkatkan masalah penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah seperti stroke, hipertensi, dan penyakit jantung.

  • Obesitas atau kegemukan

Berat badan berlebih memang memberikan risiko kesehatan yang sangat banyak. Dari diabetes hingga penyakit darah tinggi bisa disebabkan oleh kegemukan. Maka dari itu, usaha diet penting dilakukan untuk mendapatkan berat badan ideal dan mengurangi risiko terkena penyakit darah tinggi.

  • Konsumsi alkohol yang berlebihan

Menghentikan konsumsi minuman alkohol menjadi salah satu cara untuk terhindar dari berbagai penyakit, termasuk salah satunya adalah hipertensi.

  • Rokok

Rokok meningkatkan risiko seseorang terkena hipertensiStres

Tidak hanya masalah fisik, masalah psikis pun bisa meningkatkan risiko terkena penyakit hipertensi.Konsumsi kafein

Minuman berkafein memang akan memberikan manfaat sehat sesaat. Akan tetapi ketika berlebih, risiko hipertensi akan naik dengan cepat.

Baca juga: Macam-Macam Penyakit Berdasarkan Penyebabnya

Pre hipertensi

Seorang dengan kadar tekanan darah yang di hari-hari biasa sudah cukup tinggi dari pada angka normal juga bisa menderita penyakit tekanan darah tinggi pada masa yang akan datang.Faktor risiko yang tidak bisa diubah

Selain faktor risiko di atas, ada faktor lain seperti jenis kelamin, etnis, faktor genetik, dan usia juga tidak dapat dihindarkan. Oleh karena itu, usaha pencegahannya akan difokuskan pada hal-hal yang bisa Anda ubah.

Pencegahan

Banyak sekali usaha yang bisa dilakukan untuk terhindar dari penyakit ini, di antaranya;

Konsumsi makanan sehat atau diet sehat, olahraga, kontrol stres, hindari minuman berkafein, alkohol, dan obat-obatan terlarang.

Beberapa usaha tersebut dapat menurunkan risiko terkena penyakit darah tinggi pada seseorang. Sehingga hidup bisa lebih sehat dan aman.