Obat penyakit gula

Obat Penyakit Gula Alami Yang Telah Terbukti Khasiatnya

Posted on

Obat penyakit gula atau diabetes akan sangat dibutuhkan oleh penderita tidak hanya saat terjadi kenaikan kadar gula darah tetapi juga untuk menjaga kestabilan kadar gula darah. Sebagaimana diketahui, biasanya penderita diabetes akan melakukan terapi suntik insulin guna menjaga kadar gula darahnya dalam kondisi yang normal. Sementara itu, konsumsi makanan sehat dan konsumsi obat herbal yang berpeluang menjadi booster penurun kadar gula dalam darah akan terus dilakukan agar selalu sehat dan tidak terancam oleh penyakit diabetes melitus.

Kali ini, kami akan mengajak Anda untuk mengetahui beberapa obat herbal yang bisa digunakan untuk mengatasi penyakit gula selain obat alami lain yang telah kami bahas dalam artikel obat diabetes sebelumnya. Simak.

Inilah 5 Obat penyakit gula alami dan herbal sesuai riset

Obat penyakit gula

Pertama, ginseng

Fungsi utama dari ginseng adalah menurunkan kadar gula dalam darah. Dalam sebuah studi ditemukan bahwa ginseng dapat memperlambat penyerapan karbohidrat, meningkatkan kemampuan sel untuk menggunakan glukosa, dan meningkatkan sekresi insulin dari pankreas. Bahkan, dalam studi yang dilakukan oleh Universitas Toronto menunjukkan bahwa penggunaan kapsul ginseng untuk diabetes dapat menurunkan risiko terkena penyakit ini sebanyak 15 hingga 20 persen.

Baca juga: Obat Tradisional Diabetes Paling Ampuh dan Efektif

Kedua, buah alpukat

Bukan buah alpukat yang digunakan untuk mengobati diabetes atau penyakit gula. Namun, biji dari buah inilah yang memiliki khasiat penting untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Dalam penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 menunjukkan bahwa ekstrak dari biji alpukat mampu menurunkan kadar gula dalam darah seekor tikus. Para peneliti mengamati efek restoratif dan pelindung pada sel yang ada di pankreas dari obyek penelitian.

Ketiga, curcumin dari kunyit

Kunyit juga merupakan satu dari sekian banyak obat penyakit gula alami dan herbal yang pernah diteliti. Studi tentang curcumin ini dilakukan pada tahun 2010. Hasilnya, curcumin mampu merangsang regenerasi sel beta pada tikus yang terkena diabetes tipe 1. Di samping itu, pada penelitian sebelumnya, yakni tahun 2008 ditemukan bahwa curcumin mampu melindungi kelangsungan hidup sel islet pankreas dan menjaga efisiensinya.

Keempat, madu

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 disebutkan bahwa manusia yang mengonsumsi madu dalam jangka waktu yang cukup lama menunjukkan dampak positif dari serangan penyakit diabetes tipe 1. Madu juga dapat meningkatkan kadar C Peptida puasa dan meregenerasi sel beta.

Kelima, genistein

Genistein ditemukan pada kacang kedelai dan semanggi merah. Kandungan ini sudah pernah diteliti pada tahun 2010 dan hasilnya genistein mampu menginduksi poliferasi sel beta pada pankreas melalui aktivasi jalur. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa genistein mampu mencegah penyakit diabetes dan kekurangan insulin pada tikus.

Meski dalam beberapa penelitian uji coba terhadap manusia belum dilakukan, namun obat penyakit gula herbal di atas bisa Anda coba. Supaya aman, Anda bisa mengomunikasikannya kepada dokter pribadi Anda.