Kategori: Tulisan Jurnalistik | Dimuat pada: 24-02-2008 19:01:49 | Tanpa komentar »
EMBUN pagi masih menempel di dedaunan dan matahari belum menampakkan sinarnya. Lelaki tua itu sudah menempuh perjalanan cukup jauh. Setelah menelusuri pematang sawah, melewati sungai, menerobos semak-belukar, tibalah di sebuah kebun yang dipenuhi pohon aren. Keringatnya bercucuran, padahal pagi itu dingin sekali. Dua buah lodong (wadah untuk membawa nira, terbuat dari bambu) sepanjang satu meter […]




