Bahasa Indonesia

Klipping

Moel Mge, “Rumentang Adalah Rumah Saya”

Kategori: Klipping | Dimuat pada: 25-02-2008 14:07:49 | Tanpa komentar »

BAGI kalangan dan komunitas kesenian di Bandung, nama Moel Mge selalu identik dengan Gedung Kesenian Rumentang Siang. Gedung bekas bioskop Rivoli yang terletak di Jalan Baranangsiang, di tengah suasana yang hiruk-pikuk. Setiap hari, lelaki gondrong dan selalu memakai pakaian hitam-hitam ini bisa dengan mudah ditemui di Rumentang Siang.

Krisis Nilai Dalam ”Kembang Kadengda”

Kategori: Klipping | Dimuat pada: 25-02-2008 01:01:04 | 1 Komentar »

Selain Dian dan Ani dalam acara yang dipadu oleh Rin Candra Resmi dan Beki, tampil pula pertunjukan teater multimedia produksi Komunitas Teater Tradisi dengan sutradara Euis Balebat, dan Lasykar Panggung dengan sutradara Yusef Muldiyana. Kedua kelompok teater tersebut masing-masing menampilkan pertunjukan petikan cerita pendek dari antologi cerita pendek tersebut yang diterbitkan oleh Balai Pengelola (BP) TBJB.

Impian Unesco dalam Teka-Teki Silang

Kategori: Klipping | Dimuat pada: 25-02-2008 00:56:00 | Tanpa komentar »

Agustin Purnawan (36) diam di hadapan layar komputernya. Sesekali tangan kanannya menggerakan tetikus untuk mengarahkan tanda panah dalam layar ke kotak-kotak teka-teki silang. Tanda panah itu berhenti di ujung kiri, kotak pertama dari tujuh kotak mendatar. Pelan tapi pasti, dia mengetikkan huruf g-a-n-d-o-l-a.

Pengarang Cerita Anak dari Dusun

Kategori: Klipping, Tentang Karya | Dimuat pada: 24-02-2008 02:56:24 | Tanpa komentar »

SEMUANYA berawal dari Pasirloa. Sebuah dusun di Desa kadakajaya Kecamatan Tanjungsari Sumedang, yang bahkan hingga tahun 1985 pun listrik belum masuk ke sana. Jarak dusun itu lebih dekat ke hutan ketimbang ke pasar. Orang-orang lebih disibukkan dengan pekerjaan di sawah ketimbang memikirkan hal-hal lain, seperti mencari hiburan yang hanya didapat dari radio. Tapi buat seorang anak, dari sebuah radio milik neneknya dengan acara-acara dongeng Sunda yang didengarnya setiap hari, ia mulai mengenal sebuah dunia yang lain. Dunia imajinasi yang membawanya ke suatu kenyataan berikutnya perihal sebuah dunia yang diciptakan.

Apa Kabar Sastra Sunda?

Kategori: Klipping | Dimuat pada: 22-02-2008 00:51:55 | Tanpa komentar »

Sepuluh penyair Sunda (kemudian penyair dalam bahasa Sunda disebut Penyajak), Senin (9/4) lalu, tampil bersama di Gedung Kesenian Rumentang Siang Bandung, dalam acara “Tepung Lawung Panyajak Sunda” atau pertemuan penyair Sunda. Mereka antara lain Soni Farid Mualana, Moel Mge, Euis Balebat, Ayi Kurnia, Ches Inendez, Godi Suwarna, Yayat Hendayana, Dian Hendrayana, Rin Rin Candraresmi, dan Rosyid E Aby.

Halaman 2 dari 2«12
Basa Sunda